Saturday, January 31, 2009

Heal the world

ini adalah lagu dari Raja Pop Dunia "Michael Jackson"
kayaknya lagu ini pas banget ditujukan ke Israel yang ga tau diri itu
udah merebut tanah orang, eh pengen ngancurin orang-orangnya juga

mestinya sekutu2 israel sadar donk akan kejahatan Israel, jangan dibelain terus..

Yach gimana mo beres nih soal Israel Palestina, Pelaku kejahatan jelas-jelas Israel, Polisinya mendukung penuh Israel...mestinya nangkap yang jahat eh malah ngedukung kejahatan, fiuhh...apa jadinya? polisi dunia kok dukung kejahatan dunia...


ya udah deh..mending resapin aja nih lagu bagi kita masing-masing, biar ga ada lagi yang namanya perang...

-----
Heal The World

There's a place in your heart
And I know that it is love
And this place could be much
Brighter than tomorrow.
And if you really try
You'll find there's no need to cry
In this place you'll feel
There's no hurt or sorrow.
There are ways to get there
If you care enough for the living
Make a little space, make a better place.

Chorus:
Heal the world
Make it a better place
For you and for me and the entire human race
There are people dying
If you care enough for the living
Make a better place for
You and for me.


If you want to know why
There's a love that cannot lie
Love is strong
It only cares for joyful giving.
If we try we shall see
In this bliss we cannot feel
Fear or dread
We stop existing and start living
Then it feels that always
Love's enough for us growing
Make a better world, make a better world.

Chorus:
Heal the world
Make it a better place
For you and for me and the entire human race.
There are people dying
If you care enough for the living
Make a better place for
You and for me.

Bridge:
And the dream we would conceived in
Will reveal a joyful face
And the world we once believed in
Will shine again in grace
Then why do we keep strangling life
Wound this earth, crucify it's soul
Though it's plain to see, this world is heavenly
Be God's glow.


We could fly so high
Let our spirits never die
In my heart I feel
You are all my brothers
Create a world with no fear
Together we'll cry happy tears
See the nations turn
Their swords into plowshares
We could really get there
If you cared enough for the living
Make a little space to make a better place.

Chorus:
Heal the world
Make it a better place
For you and for me and the entire human race
There are people dying
If you care enough for the living
Make a better place for
You and for me.

Refrain (2x)


There are people dying if you care enough for the living
Make a better place for you and for me.
There are people dying if you care enough for the living
Make a better place for you and for me.

You and for me / Make a better place
You and for me / Make a better place
You and for me / Make a better place
You and for me / Heal the world we live in
You and for me / Save it for our children
You and for me / Heal the world we live in
You and for me / Save it for our children
You and for me / Heal the world we live in
You and for me / Save it for our children
You and for me / Heal the world we live in
You and for me / Save it for our children

Jangan bersedih......

"mereka membunuh kami laksana kami teroris
Padahal sungguh kami bukan teroris
Kami bukan teroris...

Apa yang mereka lakukan ini merupakan kedzaliman
Sungguh ini adalah kedzaliman..

jangan bersedih Saudaraku
Kita pasti akan bertemu kembali
Jangan bersedih Saudara ku
Sebab kalian tidak sendiri
Kalian tidaklah sendiri
karena disisi kaliak adalah Allah
"

Mungkin inilah sepenggal lagu yang dapat aq ingat, lagu yang dikumandangkan oleh seorang penyanyi Palestina. Kepedihannya yang begitu dalam saat ia mengetahui orang-orang yang sangat dicintainya terbunuh oleh Bom ISRAEL (terkutuklah israel dan sekutunya...)

Seluruh keluarganya terbunuh diantara reruntuhan rumah mereka yang dirudal oleh militer Israel. Ayah, ibu, adik semua terbunuh. yang tertinggal hanya beberapa baju-baju dan foto-foto mereka yang ditemukan di antara reruntuhan rumah tempat tinggal mereka.

Sungguh apapun alasan Israel melkukan tindakan keji ini tidak dapat dibenarkan.

Saya sangat slut dengan presiden Turki, persiden Endogan saat ada acara pertemuan kepala negara timur tengah beberapa hari lalu yaitu di pertemuan DAVOS yang pro Israel. Dalam forum itu yang juga ditonton ribuan orang, dengan keras ia mengkritik Bangsa Israel dan mematahkan argumen President Israel yang juga berada disitu. Dihadapan para kepala negara timur tengah, dengan lantang ia mengutuk tindangan kekejaman Israel.

Sungguh nyali yang luar biasa menurut saya. yang belum seorangpun kepala negara di timur tengah melakukannya. Endogan lah yang pertama.

Dengan kejadian ini, apakah mata dunia khususnya Timur tengah tidak akan terbuka. Sebegitu takutkah negara-negara islam lainnya untuk kehilangan hubungan baiknya dengan USA yang sebenarnya ada pendukung Israel melakukan segala aksinya.

Dan Indonesia, sebagai negara muslim terbesar di dunia, apakah yang telah dilakukan oleh bangsa kita untuk ikut menyelesaikan konflik timur tengah? bukankah salah satu tujuan negara kita adalah untuk ikut menyukseskan kedamaian dunia.

Kita banyak mengungkapkan rasa tidak suka terhadap Israel karena kekejamannya. Tapi tahukah kita bahwa israel telah men cap kita sebagai bangsa muslim terbesar didunia yang tak punya nyali. hanya mengkritik tanpa berbuat sesuatu untuk mencari jalan perdamaian bagi Israel-Palestina.

Tuesday, January 27, 2009

Selamat Menikmati Al-Jenazah Air Lines...

Ketika pertama kali melihat judul ini di sebuah majalah, aq ga begitu ngeh.Tapi setelah membacanya...huh rasanya diri ini baru tersadar akan apa yang selama ini banyak orang-orang lupakan, termasuk saya mungkin he he...:)

Ketika tadi saya membaca lagi, rasanya saya ingin membaginya dengan anda semua. Jadi mumpung senggang saya tulis disini aja yach...

Silahkan di baca pelan-pelan..

----------

Setiap orang saat ditanya apakah ia ingin masuk surga, dia akan bilang ia. Tapi ketika ditanya apakah mau mati sekarang, jawabnya pasti tidak.

Bukannya syarat masuk surga harus mati dulu? trus gimana donk? mau ke surga tapi ga mau mati..

Sebagian kita akan bilang belum siap, sebagian lain belum taubat, sisanya mengatakan amal yang masih belum cukup.

trus kapan siapnya ya? padahal kedatangan Malaikat Maut tidak pernah minta ijin terlebih dahulu. Ia akan datang tanpa ada yang menduganya, dan tidak dapat di undur maupun dimajukan sedetikpun.

Datangnya bisa saat ini, nanti sore, besok pagi, lusa, tahun depan, dua tahun lagi atau sepuluh tahun lagi, kita ga akan pernah tau.

Bisa jadi orang yang dipanggil duluan adalh orang-orang yang lebih muda dari kita. Bisa bayi, anak-anak, remaja tetangga, sahabat, kerabat, atau siapapun bisa dipanggil Allah setiap saat.

mungkin sudah waktunya bilamkita sekarang tak lagi main-main dengan ibadah kita kepada Allah, dan ketaaan kita terhadapnya sehari-hari.

Mungkin ini saat terbaik kita memulai menyerahkan diri sepenuhnya kepada tuntunan Allah dengan mengikuti satu demi satu perintahnya dan menjauhi satu demi satu apa-apa yang dilarangnya. Sebab kita tidak akan pernah tau kapan malaikat maut menjemput kita.

Hanya dengan cara seperti itu hidup kita yang sebentar ini bisa dipertanggungjawabkan . apakah cara yang lebih yang terpikir oleh kita selain itu?

Perjalan hidup ini terlalu singkat, dibandingkan dengan masa yang sangat panjang yang akan kita hadapi setelah kematian. Terlalu singkat untuk di pakai bersia-sia atau menganggur saja.

Bila kita akan "berangkat" dari alam ini ia ibarat penerbangan ke seluruh negara. Dimana informasi tentangnya tidak terdapat dalam brosur penerbangan, tetapi melalui Al-Quran dan al-hadist.

Dimana penerbangan bukan dengan Garuda Airlines, Air Asia Airlines atau maskapai lainnya, akan tetapi Al-Jenazah Airlines.

Bekal kita bukan lagi tas ransel, koper seberat 25Kg, tapi amalan ikhlals yang tak lebih dan tak kurang.

Pakaian kita bukan lagi Pierre Cardin, Polo, Versace atau D & G akan tetapi kain putih polos berupa 2 lembar kain kafan.

Parfum yang disemprotkan juga bukan parfum Channel, Bvlgari, Polo atau Kenzo tetapi air biasa yang suci dari hadas dan najis.

Pasport kita tak lagi dikeluarkan oleh kantor imigranindonesia, inggris atau belanda, tetapi al-Islam.

Visa yang akan diberikan kepada kita bukan lagi sekedar 3 bulan, enam bulan atau setahun, tetapi "sampai datangnya hari kiamat"

On-air service yang akan kita nikmati bukan lagi berdasar, businiss atau ekonomi atau gold class melainkan timbunan tanah, pengap, penuh cacing dan ukurannya pun cuma 1 x 2 meter saja.

Hanya keikhlasan amal kita dan kemampuan kita menjawab pertanyaan para petugas imigran yang bernama Mungkar dan Nakir yang akan menentukan apakah tempat duduk kita akan nyaman hampir seperti syurga (amiiinn...)atau penuh dengan kesengsaraan sebagai "down payment" neraka (na'udzubillh...)

Tujuan mendarat kita bukan bandara Soekarno Hatta, maupun Heatrow Airport atau lainnya, tetapi Hari pengadilan dimana akan berkumpul milyaran bahkan trilyunan umat manusia sejak jaman adam hingga saat kiamat tiba, yang tengah antri di loket pengadilan Allah.

Tidak ada petugas keamanan ataupun detektor logam. Tidak ada pembajakan pesawat, jadi tidak usah khawatir. Tidak ada delay apalagi cancel jadwal, karena penjemput kita, malaikat maut, selalu tepat waktu.

Tidak ada hiburan selama penerbangan, kecuali untuk mereka yang sepanjang hidupnya ridha menghambakan diri kepada Allah dan sebaliknya Allah ridha terhdap dirinya.

Tidak perlu repot beli tiket, karena sudah disiapkan sejak ruh kita ditiupkan kedalam janin di rahim ibu.

Tidak ada penumpang lain di kanan kiri atau depan belakang Kita. Kita adalah satu-satunya penumpang pada pesawat AL-Jenazah Airlines ini. Orang lain menumpang pesawat ini pada pesawat Al-Jenazah yang lain.

Penerbangan ini datangnya tanpa pemberitahuan, Nama anda telah tertulis dalam tiket untuk penerbangan.

Apakah Anda memulainya dengan "Bismillahi tawakkaltu'ala Allah" atau tidak, tidak akan ada akibatnya apa-apa.

Kata Rasulullah, orang yang cerdas adalah orang yang mengingat kematian. Karena dengan kecerdasannya dia akan mempersiapkan segala perbekalan untuk menghadapinya.

Astaghfirullah, ampuni aku ya Allah

Astaghfirullah, ampuni aku ya Allah

-----------

Semoga tulisan membantu kita untuk kembali ke tujuan manusia seutuhnya sebagaimana firman Allah " tidaklah Aku cipatakan jin dan manusia, kecuali untuk beribadah kepada-Ku"

Thursday, January 22, 2009

Tentang Israel "Bangsa yang tak memiliki tempat"

wah..ga terasa udah pagi, mana mata belum terasa begitu ngantuk
mo tidur bakal lama juga lelapnya he he...
dari pada bengong, mending q nulis aja


Sebenarnya saya agak jarang nonton tv, kalopun nonton paling cuma sinetron, lagu dan kadang-kadang nonton berita di liputan 6, seputar indonesia atau di stasiun tv lainnya.
Tapi belakangan ini, saya lumayan sering nonton berita di TV tentang perkembangan GAZA.

Stasiun yang paling sering saya tonton adalah TV1. dan berita yang saya tonton adalah berita seputar Gaza-Palestina. Di antara penayangan berita-berita itu, TV1 sering kali memutar sebuah lagu dari Michael Heart, seorang musisi amerika yang tidak terlalu ngetop. Lagunya cukup membuat siapapun yang mendengarnya menjadi merinding. apalagi selama pemutaran lagu tersebut diisi dengan cuplikan kekejaman perang, kekejaman Israel terhadap Gaza dan penduduknya.

Jika anda punya perasaan yang halus, lembut, peka, saya yakin anda pasti akan menangis. Meski tidak meneteskan air mata, saya yakin hati anda akan menangis dan mengutuk siapapun yang berbuat keji itu. Membunuh ratusan bahkan ribuan nyawa tak berdosa. Menurut berita di TV dari 1300 orang Palestina yang meninggal akibat serangan Israel 70% diantaranya adalah wanita dan anak-anak dan orang-orang lanjut usia. Sebab menurut keterangan saksi disana, tentara Israel sengaja membombardir rumah-rumah penduduk, rumah sakit, sekolah bahkan yang sangat membuat seluruh dunia (diluar sekutu Israel tentunya) menjadi beram dan marah adalah Israel telah mengebom, meluluhlantakkan gudang milik PBB yang berada di kota Gaza, padahal gudang tersebut adalah tempat penyimpanan bahan bantuan untuk Palestina. PBB Marah dan mengutuk aksi tersebut.

Sebenarnya apa yang terjadi antara Palestina dan Israel?

Mungkin tidak banyak dari kita yang tahu apa yang sebenarnya menjadi pemicu perang antara Israel dan Palestia.

Awalnya Bangsa Yahudi (Israel, datang dan tinggal di daratan eropa. Namun pada saat itu bangsa eropa tidak menyukai keberadaan Bangsa Israel berada di daerahnya. Merekapun di perangi dan di usir dari eropa.

Berkat Inggris, akhirnya bangsa yahudi di ungsikan ke Palestina. Ribuan bangsa yahudipun akhirnya pindah ke Palestina. Mereka mulai menguasai tanah yang telah menjadi hak Palestina. Kedatangan mereka pun mendapat tantangan dari negara-negara timur tengah sehingga pecah perang.

Namun dengan dukungan dari Inggris dan dengan paham zionisnya Israel terus menerus memerangi Palestina, merebut tanah Palestina. Kekejaman yang pernah dirasakan oleh bangsa yahudi atas perilaku bangsa eropa dahulu, dilakukan oleh bangsa yahudi ke Palestina. Israel yang awalnya tidak memiliki tempat, berusaha untuk memiliki dan menguasai tanah milik orang lain untuk kelangsungan hidupnya. Israel kian merajalela, ia tak pernah puas dengan yang didapatkan. Israel terus melakukan peperangan dan mengusir rakyat Palestina dari tanahnya sendiri dengan keji. Israel yang awalnya sama sekali tidak memiliki tempat, kini telah menguasai 90% tanah Palestina.

Terhadap apa yang menimpa Palestina ini, kaum HAMAS yang artinya SEMANGAT terus melakukan perlawanan. HAMAS tidak rela jika tanah milik negaranya terus menerus direbut dan direbut oleh Israel dengan keji.

Israel menyebut HAMAS dengan sebutan teroris. Padahal apalah yang dilakukan HAMAS? Ia hanya berjuang mempertahankan tanah airnya dan membentuk Palestina Berdaulat. Sedangkan Israel adalah penjajah yang ingin menguasai tanah negaranya. Jika diibaratkan, ini seperti saat kita di jajah oleh belanda, apakah kita akan diam saja? tidak kan? kita terus berjuang untuk kemerdekaan. lalu apakah kita disebut teroris?

Itu jugalah yang dilakukan oleh HAMAS, mempertahankan negaranya dan menjadikannya negara Palestina Berdaulat, bukan Palestina terjajah.

Coba kita bandingkan, berapa tentara Israel yang meninggal karena HAMAS? jawabannya hanya 12 orang, dan semuanya adalah dari militer. Sedangkan Israel, berapa yang telah mereka bunuh? Ribuan orang, dan 70% adalah perempuan dan anak-anak dan lanjut usia, bukan kaum HAMAS atau militer seperti yang seharusnya.

Yang lebih mengerikan, Israel kini diketahui telah memakai bom logam atau Bom CNT atau apalah namanya yang saya sendiri kurang tau istilahnya. Tapi saat bom tersebut meledak, ia akan menghamburkan serbuk-serbuk logam dengan radius 4Km yang mematikan dan mengeropos apapun yang dilaluinya. Bom ini telah mengakibatkan ratusan jiwa manusia meninggal, cacat, dan bisa menimbulkan penyakit kanker akut dan akhirnya mengalami kematian.

Israel telah melakukan kejahatan perang. Israel telah melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia. Israel is trully Terorist.

Bagaimana mungkin di era yang modern seperti saat ini masih terjadi penindasan terhadap hak asasi manusia secara besar-besaran dan luput dari hukum international bagi para pelakunya.

Dimanakah peran PBB sebenarnya? untuk apa ada dewan keamanan PBB?
PBB ada dibawah kendali Amerika Serikat, sedangkan Amerika sang Polisi Dunia adalah penyokong Israel. Bagiamana Mungkin Amerika mengadili negara yang disokongnya?

Dan Obama, orang no 1 Amerika Serikat yang dielu-elukan oleh jutaan manusia di seluruh penjuru dunia, yang berjanji akan melakukan perubahan bagi negaranya, mungkinkah ia akan membebaskan Palestina dari Israel? dan menghukum Israel atas kejahatannya selama ini?

Kita lihat saja nanti..

Tuesday, January 20, 2009

Siapa sebenarnya teroris itu

Berita tentang Palestina (Gaza), saat ini sangat ramai dibicarakan. Setiap tayangan berita televisi selalu menanyangkan kabar kabar terbaru dari Gaza.

Bagaimana wanita dan anak-anak terbunuh. Rumah-rumah mereka dihancurkan, sekolah, mesjid dan yang lainnya tanpa tersisa. Mereka, kaum Israel menggunakan HAMAS sebagai pembenaran aksi keji mereka.

Apa yang terjadi pada Palestina bukanlah hanya yang kita lihat saat ini. Sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu, kaun Zionis (Israel) telah melakukan serangan-serangan pada Palestina. Kaum Zionis membenarkan bahwa negara / tanah tak bertuan boleh diambil dan dikuasai. Tapi pada kenyataannya bukanlah tanah tak bertuan yang ingin mereka kuasai, tetapi mereka dengan segala upaya mengusir secara paksa pemilik tanah itu lalu menguasainya.

Dahulu Israel hanya menempati 10% saja dari tanah Palestina. Sekarang mereka telah menguasai 90% tanah yang seharusnya adalah hak rakyat Palestina. Kaum Zionis melakukan pengusiran secara besar-besaran, mengusir rakyat palestina dari tanah kelahiran mereka, dari tanah milik mereka sendiri.

Orang-orang Palestina yang memilih untuk tetap bertahan disana, selalu diperlakukan dengan keji. Tentara Israel melakukan penyiksaan-penyiksaan yang sangat keji, bahkan tak segan membunuh. Akhirnya rakyat Palestina yang tidak tahan mendapat siksaan memilih hengkang dari tanah mereka. Akibatnya Israel kini menguasai 90% Palestina.

Sekarang ini, tepatnya 3-4 minggu yang lalu, Israel kembali menggencarkan serangan ke Palestina. Menewaskan lebih dari 1300 orang yang sebagian besar wanita dan anak-anak, rakyat sipil.

Hal yang sama telah dilakukan Amerika Serikat beberapa tahun yang lalu. Dengan Alasan Al-Qaida ia membombardir Iraq. Entah berapa orang yang tewas dalam aksi mereka selama bertahun-tahun. Amerika ingin mencari senjata nuklir yang mereka yakini berada di Irak. Buktinya, hingga saat ini senjata yang mereka takutkan tidak pernah ditemukan.

Apapun Alasannya, penyerangan terhadap rakyat sipil, wanita dan anak-anak tidaklah dibenarkan. Mereka yang melakukannya telah melanggar apa yang mereka sebut dengan Human Right (Hak Asasi Manusia).

Mereka berdalih ingin menumpas teroris, padahal apa yang mereka lakukan berkali kali lipat dengan apa yang mereka sebut "teroris" lakukan kepada mereka. Teroris yang mereka kejar hingga membunuh ratusan bahkan ribuan nyawa tak bersalah, apakah bisa dibenarkan?

Lalu siapakah teroris itu?

Monday, January 19, 2009

We Will Not Go Down

A Blinding Flash of White Light
Lit Up The Sky Over Gaza
Tonight..
People Running for Cover
Not Knowing Whether They're Dead or Alive

They Came With Their Tanks
and Their Plans
With Ravaging Fiery Flames
And Nothing Remains
Just a Voice Rising Up In The Smoky Haze


We Will Not Go Down
In The Night Without a Fight
You Can Burn Up Our Mosques
And Our Homes And Our Schools
But Our Spirit Will Never Die
We Will Not Go Down
In Gaza Tonight

Women And Children Alike
Murdered and Massacred Night After Night
While The So Called Leaders Of Countries Afar
Debated On Who's Wrong or Right


But Their Powerless Word
Were In Vain
And The Boms Fell Down
Like Acid Rain
But Through The Tears And The Blood And The Pain
You Can Still Hear That Voice
Through The Smoking Haze

We Will Not Go Down
In The Night Without a Fight
You Can Burn Up Our Mosques
And Our Homes And Our Schools
But Our Spirit Will Never Die
We Will Not Go Down
In Gaza Tonight


By: Michael Heart


Jika kita pernah menyaksikan atau bahkan sering menyaksikan kabar terbaru dari Jalur Gaza di TV nasional, lagu di atas sering kali di putar bersamaan dengan cuplikan-cuplikan kekejaman bangsa Yahudi "ISRAEL"

Sampai saat ini, sejak kurang lebih 3 pekan lalu saat Israel melakukan agresi militernya ke Palestina, 1.300 lebih nyawa manusia hilang. Sebagian besar adalah wanita dan anak-anak. Bahkan laki-laki yang terbunuh dalam aksi keji Israel ini adalah rakyat sipil, bukan anggota HAMAS seperti yang diincar oleh orang-orang Isarel.

Sungguh suatu pemandangan yang sangat menyedihkan, dan meneteskan air mata siapapun yang melihatnya.

Dan dimanakan mata hati kita?
Mereka adalah Saudara-saudara kita. Saudara yang patut kita bela, saudara yang patut kita bantu.

Nabi Muhammad pernah bersabda "Bukan golonganku orang-orang yang tidak memikirkan hambaku"

Dan palestina adalah hamba Muhammad, Hamba Allah. Terlepas dari masalah agama pun, Masalah Palestina adalah masalah krisis kemanusiaan, krisis moral yang dibenarkan oleh pihak israel dan sekutunya.

Mungkin kita tak bisa menolong Rakyat Palestina secara langsung, tapi sedikit bantuan dana dari kita akan sangat membantu mereka disana. Untuk bantuan dana kita bisa menyalurkan lewat Mer-c Indonesia untuk Palestina
Sekecil apapun batuan kita akan sangat membantu bagi mereka.

Kita juga bisa turut berdoa dalam sholat-sholat kita untuk kemerdekaan Palestina.

SAVE OUR PALESTINE !!